Monday, January 6, 2014

Makan Siang Tempo Doeloe di Kopi Oey

Hari Minggu kemarin, 5 Januari 2014, aku dan istri sedang berjalan-jalan ke daerah Pulomas. Kebetulan siang itu istriku lagi kepingin makan makanan yang berkuah, segar dan hangat. Jadi setelah bertanya kepada "Mbah Google", kami lalu memutuskan untuk mencoba tempat makan yang namanya Kopi Oey dan konon dimiliki oleh Bondan Winarno yang tersohor itu.

Menurut Google Maps, lokasi terdekat dengan Pulomas ada di jalan Balai Pustaka no. 13B, Jakarta Pusat. Dan ternyata bagi yang bukan warga Rawamangun, mencari lokasi ini tidak terlalu mudah juga. Terutama karena posisinya agak tersamar di antara keramaian di sekitarnya.

Yang pasti, lokasinya berseberangan dengan Supermarket TipTop dan bersebelahan dengan Apotik Rini. Beberapa meter sebelumnya ada Dunkin Donuts.
Setelah sampai kami parkir di halaman ruko di sebelah Kopi Oey, sebuah kantor Perusahaan Finance yang sedang libur.

Begitu masuk ke dalam, mataku langsung tertuju pada lukisan di tutup bak truk pasir yang dipajang di dinding, lengkap dengan tutup bark truknya! He3... masih ada grendelnya segala. Langsung terbayang ada sopir truk pasir yang lagi pusing mencari tutup truknya yang hilang.

Tidak hanya itu saja yang menarik perhatian. Ternyata dekorasi ruangannya juga dibuat seperti jaman tahun '40an. Lengkap dengan meja kursi model antik dan poster2 tempo doeloe yang menempel di dinding. Bahkan daftar menunya juga menggunakan ejaan tempo doeloe yang sempat membuat kening sedikit mengernyit.

Singkat cerita, kami segera menyusuri daftar menu sederhana nan unik tersebut dan mencoba salah satu menunya: Sop Ikan Sabang + Nasi seharga Rp 35.000,-/ porsi. Untuk minumnya aku pesan Teh Daun Mint Panas seharga Rp 13.000,-/porsi sedangkan istriku minum Teh Tawar Panas.

Sop Ikan Sabang - Kopi Oey

Ternyata Sop Ikan Sabang ini isinya daging ikan Dori yang dipotong kecil2 lalu dibungkus tepung terigu lalu... hmmm... mungking digoreng dulu ya, baru direbus dalam sop. Sopnya bening ditambah potongan cabe dan nanas. Rasanya? Hangat dan segarrrr... Cocok banget dimakan di hari Minggu siang itu. Lebih pas kalau dimakan dengan nasi, karena kalau tanpa nasi menurut kami agak terlalu asin.

Setelah itu Teh Daun Mint yang daunnya besar2 membuat aroma mint-nya tercium kuat sekali. Benar2 menyegarkan.

Aku bukan orang yang pandai menilai kualitas masakan dan kenikmatan makanan seperti Bondan Winarno, bahkan dibanding istriku sekalipun. Tapi makan makan siang ini cukup menyegarkan dan mengenyangkan. Suasana kedai yang kecil dan bernuansa tempo doeloe juga membuat jadi relaks. Dan rasanya aku akan datang lagi mengajak orang2 terdekat untuk mencoba Kedai Oey ini.

No comments: